Crash langsung ke desktop atau layar hitam terus-menerus saat booting Arena Breakout: Infinite biasanya mengindikasikan kegagalan inisialisasi AntiCheatExpert (ACE), konflik perangkat lunak latar belakang, atau Windows mengarahkan klien ke grafis terintegrasi. Menginstal ulang layanan anti-cheat ACE dari direktori lokal dan menjalankan file executable dengan hak istimewa administrator dapat mengatasi sebagian besar masalah freeze saat startup.

1. Instal ulang AntiCheatExpert (ACE-Setup64)
File anti-cheat yang rusak mencegah klien melakukan handshake dengan server, sehingga memicu crash sebelum menu utama terbuka. Anda dapat memicu instalasi bersih modul anti-cheat tanpa perlu mengunduh ulang seluruh klien game.
- Buka direktori instalasi Arena Breakout: Infinite Anda (melalui launcher resmi atau file lokal Steam).
- Buka folder
ABInfinite > Binaries > Win64 > AntiCheatExpert. - Klik dua kali
ACE-Setup64. - Klik Yes pada dialog konfirmasi untuk mencopot pemasangan layanan, seperti yang didokumentasikan oleh panduan pemecahan masalah MiniTool.
- Luncurkan kembali Arena Breakout: Infinite. Klien game akan secara otomatis menginstal ulang runtime anti-cheat yang baru dan bersih.
2. Konfigurasikan hak istimewa administrator dan mode kompatibilitas
Izin akun pengguna yang terbatas dapat menghalangi file executable menulis file cache lokal atau menginisialisasi driver tingkat kernel.
- Buka File Explorer dan arahkan ke
C:\Arena Breakout Infinite\ABInfinite\Binaries\Win64 (atau direktori kustom Anda). - Klik kanan
UAGame.exe dan pilih Properties. - Buka tab Compatibility.
- Centang Run this program as an administrator.
- Centang Run this program in compatibility mode for dan pilih Windows 8 atau Windows 7 dari menu dropdown, sebagaimana diverifikasi oleh MiniTool.
- Klik Apply, lalu OK, dan jalankan kembali file executable tersebut.
3. Paksa penggunaan GPU diskret di Pengaturan Grafis Windows
Sistem yang memiliki APU terintegrasi sekaligus kartu grafis diskret sering kali salah mengalokasikan rendering ke grafis terintegrasi berdaya rendah saat startup, yang menyebabkan layar hitam selama splash screen pembuka.
- Tekan tombol Windows, ketik Graphics settings, lalu tekan Enter.
- Di bawah daftar "Custom options for apps", klik Browse.
- Cari dan pilih
UAGame.exe di dalam folder instalasi Anda. - Klik entri yang baru terdaftar, pilih Options, pilih High performance, lalu klik Save (MiniTool).
4. Hentikan hook overlay, virtualisasi, dan software pemantau
AntiCheatExpert akan menutup proses game jika mendeteksi adanya memory hook yang aktif, injeksi DLL, atau hypervisor yang berjalan di latar belakang. Laporan crash GearUP Booster mengidentifikasi beberapa utilitas tertentu yang menyebabkan penutupan saat startup:
- Pemantau hardware dan overlay: MSI Afterburner dan RivaTuner Statistics Server (RTSS) terhubung langsung (hook) ke draw call DirectX dan harus ditutup sepenuhnya sebelum meluncurkan game.
- Overlay komunikasi dan perekaman layar: Nonaktifkan in-game overlay di Discord, Steam, dan GeForce Experience.
- Pengontrol periferal dan makro: Tutup AutoHotkey, Razer Synapse, Corsair iCUE, dan ASUS Armoury Crate.
- Platform virtualisasi: Tutup VMware dan VirtualBox.
- Keamanan virtualisasi Windows: Buka Windows Security > Device Security > Core isolation details. Matikan Memory integrity untuk sementara, serta nonaktifkan Hyper-V dan Windows Sandbox di Windows Features jika crash terus berlanjut.
Bagi pemain yang memiliki kontainer aman berbatas waktu atau battle pass yang dibeli menggunakan Arena Breakout: Infinite Bonds, mengatasi gangguan saat startup ini akan melindungi periode sewa yang aktif serta menghindari penalti diskoneksi raid.
5. Perbaiki file sistem dan lakukan clean boot
Sistem yang freeze total, BSOD, atau crash minidump mengindikasikan adanya kerusakan mendasar pada pustaka sistem Windows yang berinteraksi dengan driver anti-cheat.
Jalankan pemindaian perbaikan SFC dan DISM
- Tekan
Win + S, ketik cmd, klik kanan Command Prompt, lalu pilih Run as administrator. - Masukkan
sfc /scannow lalu tekan Enter. Tunggu pemindaian hingga selesai. - Ketik
dism /online /cleanup-image /restorehealth dan tekan Enter, seperti yang disarankan di forum Komunitas Microsoft. - Mulai ulang PC Anda setelah perbaikan selesai.
Isolasi layanan pihak ketiga melalui Clean Boot
Jika crash masih berlanjut setelah perbaikan file sistem, isolasi konflik layanan pihak ketiga:
- Tekan
Win + R, ketik msconfig, lalu tekan Enter. - Pada tab Services, centang Hide all Microsoft services.
- Klik Disable all (GearUP Booster).
- Buka Task Manager (
Ctrl + Shift + Esc), buka tab Startup, lalu nonaktifkan aplikasi pihak ketiga yang aktif. - Mulai ulang sistem Anda dan luncurkan Arena Breakout: Infinite.
Standar minimum hardware dan konflik spesifikasi
Hardware yang berada di bawah standar minimum memori atau shader model akan gagal saat booting awal. Berbagai sumber melaporkan ambang batas minimum yang berbeda untuk versi early access, jadi periksa komponen Anda berdasarkan kedua acuan berikut:
| Standar Spesifikasi | Kartu Grafis Minimum | RAM / VRAM | Ruang Penyimpanan | Sumber |
|---|
| Standar Minimum Reguler | GeForce RTX 2060 / Radeon RX 5600 XT / Arc A580 | 16 GB RAM / 6 GB VRAM | 100 GB | System Requirements Lab |
| Minimum yang Didukung Early Access | GeForce GTX 960 / Radeon RX 560 / Arc A380 | 16 GB RAM / 4 GB VRAM | 60 GB | Turtle Beach |
| Konfigurasi yang Direkomendasikan | GeForce RTX 2080 / Radeon RX 6800 XT | 32 GB RAM / 6-8 GB VRAM | DirectStorage / SSD | System Requirements Lab & Turtle Beach |
Jika kartu grafis Anda memiliki VRAM kurang dari 4 GB, kegagalan saat peluncuran tidak dapat diatasi tanpa upgrade GPU.
Comments